4 Pertimbangan saat Membangun Rumah

membangun-rumah

Rumah adalah istanah ku, itulah peribahasa yang cocok untuk rumah. Yang membuat rumah cocok dijuluki dengan kata itu karena rumah merupakan tempat di mana orang akan menghabiskan waktu bersama anggota keluarga, tempat untuk istirahat setelah beraktivitas, dan juga sebagai tempat bermain. Banyak aktivitas atau kegiatan yang bisa dilakukan di rumah membuat orang ingin membangun rumah. Apalagi bagi mereka yang baru menikah memiliki rumah sendiri dan sesuai dengan keinginan adalah impian. Untuk bisa mewujudkan impian membangun rumah yang diinginkan bukan hal yang mudah karena membutuhkan pertimbangan-pertimbangan terlebih dahulu. Tujuan Anda harus mempertimbangkan segala sesuatunya terlebih dahulu saat akan membangun rumah tidak lain dan tidak bukan agar tidak kecewa.

Apakah ada diantara Anda yang ingin membangun rumah? Jika iya, ini dia ada 4 pertimbangan yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu saat membangun rumah.

Lokasi

Pertimbangan pertama yang harus dilakukan saat ingin membangun rumah adalah lokasi. Pemilihan lokasi ini sangat penting dilakukan agar tidak membuat Anda kecewa telah membangun rumah di lokasi itu. Pilihlah lokasi untuk membangun rumah yang jauh dari banjir dan juga mudah diakses. Jika memungkinkan, sebaiknya pilih lokasi yang berada di tempat keramaian dan lebih dekat dari tempat kerja atau sekolah untuk buah hati Anda nantinya. Pada intinya lokasi memiliki peran penting dalam membangun rumah karena jika Anda tidak mempertimbangkan dengan baik lokasi yang akan menjadi pilihan Anda takutnya lokasi yang dipilih merupakan tempat rawan akan terjadinya banjir. Jika Anda membangun rumah di lokasi yang rawan akan banjir, bisa-bisa rumah lebih mudah rusak karena terendam air.

Bahan yang akan digunakan

Setelah mendapatkan lokasi yang cocok untuk membangun rumah, pertimbangkan selanjutnya mengenai bahan bangunan yang akan digunakan. Bingung untuk mencari bahan banguna yang berkualitas? Nah, jika Anda bingung mencari bahan bagunan ini dia tipsnya. Tips pertama yaitu pilih pasir dengan ciri-ciri memiliki butiran yang halus, kedua yaitu pilih batu bata merah yang berukuran sedang agar terlihat lebih rapi juga, ketiga pilih kayu yang memiliki kadar air sedikit, dan terakhir yaitu pilih semen yang memiliki merek terbaik.

Bentuk rumah

Sebelum Anda mempertimbangkan mengenai bahan bangunan, pertimbangkan terlebih dahulu bentuk rumahnya. Apakah ingin membuat rumah dengan bentuk minimalis modern atau membuat rumah dengan bentuk panjang kebelakang. Ini semua harus dipertimbangkan agar sesuai dengan selera Anda nantinya. Untuk membuat Anda dan keluarga suka dengan bentuk rumah yang akan dibangun, ada baiknya mintalah pendapat dari mereka. Jika tidak, gunakan jasa arsitek untuk mendapatkan bentuk rumah yang pas.

Ukuran rumah

Terakhir yang tidak kalah pentingnya untuk dipertimbangkan adalah ukuran rumah. Jika Anda memiliki banyak anggota keluarga, tidak mungkin bukan untuk membuat rumah dengan ukuran kecil pastinya akan membuat dengan ukuran yang luas bukan? Oleh karena itu, cari tahu terlebih dahulu berapa luas tanah yang Anda miliki dan berapa luas tanah yang sebaiknya dibangun rumah. Ini dikarenakan jika Anda memiliki tanah luas, tapi ingin membuat rumah dengan ukuran besar, bisa-bisa Anda tidak memiliki halaman belakang. Nah, halaman belakang ini dapat dijadikan sebagai tempat bermain anak Anda ketika di rumah.

Nah, selain 4 pertimbangan di atas, keuangan juga tidak kalah pentingnya untuk Anda jadikan bahan pertimbangan saat membangun rumah.

Pertimbangkan Ini saat Memilih Tanah untuk Bangun Rumah

memilih-tanah-untuk-bangun-rumahMemiliki rumah dengan cara membangun memang lebih rumit dibanding membeli rumah indent (rumah yang bisa langsung dibangun ketika telah bayar DP), rumah jadi, atau rumah seken. Namun memang hasilnya lebih sesuai dengan kebutuhan & keinginan mulai dari tata letak ruang, konsep rumah, sampai dengan jenis material bangunan yang digunakan. Memilih tanah menjadi langkah awal sebelum pembangunan rumah dilakukan. Berikut ini beberapa hal yang penting dipertimbangkan untuk menemukan tanah yang tepat:

Lokasi

Lokasi tak boleh luput dari perhatian ketika akan membeli tanah untuk bangun rumah. Sebab, lokasi tanah yang tepat akan menunjang aktivitas sekaligus memberikan kenyamanan di kemudian hari. Berikut ini kriteria tanah yang patut diperhitungkan:

  • Pinggir jalan. Tidak hanya mempermudah akses berbagai fasilitas umum, tetapi juga tanah di pinggir jalan yang akan dibangun rumah bisa sekaligus dimanfaatkan untuk berbisnis sebagai upaya untuk menambah penghasilan. Di samping itu, rumah yang dibangun pada tanah di pinggir jalan pun bisa dijual dengan harga yang tinggi.
  • Dekat dengan pusat kesehatan, belanja, atau sekolah. Kalau terjadi hal-hal darurat, bisa menghemat waktu menuju pusat kesehatan. Tidak perlu menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan biaya ke pusat belanja untuk memenuhi segala kebutuhan. Anak-anak tidak takut terlambat jika rumah berada tidak jauh dari sekolah.
  • Jauh dari selokan besar atau sungai. Tanah yang akan dibangun rumah yang dekat dengan selokan besar atau sungai akan sangat rawan banjir, terlebih saat musim penghujan. Untuk mencegah rumah yang telah dibangun terendam banjir, pilih tanah yang jauh dari selokan besar atau sungai.

Ukuran

Selain lokasi, ukuran tanah yang ditawarkan penjual juga penting dipertimbangkan. Dalam hal ini, Anda bisa menjadikan hal-hal ini sebagai panduan dalam menemukan ukuran tanah yang tepat:

  • Jumlah anggota keluarga. Kalau masih berpotensi untuk tambah anggota keluarga, artinya patut bangun rumah type 45, 54, atau lainnya. Kondisi ini mengharuskan untuk membeli tanah setidaknya berukuran 8 x 12 m untuk type 45 dan 7 x 15 m untuk type 54.
  • Anggaran yang ditetapkan. Kalau memang anggaran hanya cukup untuk membeli tanah berukuran kecil, jangan paksakan diri untuk membeli tanah berukuran besar. Jangan sampai dana sudah kehabisan sebelum pembangunan rumah dilakukan. Untuk memperbesar rumah, bisa disiasati dengan membuat rumah tingkat.

Tekstur

Kekuatan rumah nantinya bukan hanya didukung oleh material bangunan yang berkualitas saja melainkan juga karena tekstur tanah yang kuat. Makanya, pastikan mengetahui tekstur tanah sebelum membeli tanah tersebut. Apabila bekas rawa, sebaiknya pilih tanah yang lain karena bakal tidak kuat menahan beban rumah. Kalau bisa pun, membutuhkan biaya lagi untuk mengeruk & menimbun lahan tersebut dengan tanah keras serta membutuhkan waktu lama untuk memastikan tanah benar-benar kuat. Sebaiknya pilih tanah dengan tekstur yang keras tapi tidak berbatu agar dapat menahan bobot bangunan.

Legalitas

Selain memperhitungkan lokasi, ukuran, dan tekstur tanah, legalitas tanah juga tak boleh luput dari perhatian. Jika tidak, bisa menjadi awal bencana. Makanya, ketahui siapa pemilik berikut kelengkapan surat akte atau sertifikat tanah yang akan dibeli. Untuk mengecek kelegalan  sertifikat tanah, bisa mencocokkan sertifikat dengan arsip di BPN. Kalau ada berarti sertifikat dikatakan legal. Namun, setelahnya harus mencocokkan data di lapangan seperti halnya posisi tanah, ukuran tanah, dan lain sebagainya. Tak kalah penting, pastikan tanah yang akan dibeli bukan tanah sengketa.