3 Cara Menyiasati Kamar Mandi yang Licin

kamar-mandi-yang-licin

Kepleset di kamar mandi bukan hanya dialami hingga satu atau dua kali ketika ruangan tersebut licin, tapi bahkan lebih sering di mana tubuh tak dapat menjaga keseimbangan. Badan rasanya remuk dan sakit-sakit setelah beberapa jam peristiwa tersebut dialami. Tanda-tanda biru pun pada bagian fisik yang cedera mulai bermunculan. Bahkan, untuk melakukan aktivitas seperti biasa relatif menyulitkan. Jangankan bepergian misalnya ke kantor, melakukan kegiatan di rumah juga cukup payah. Betapa tidak, bukan hanya fisik pada bagian luar saja yang mengalami cedera, tetapi juga hingga ke bagian dalam seperti halnya tulang paha, pantat, ataupun tangan.

Perlu diketahui bahwa tidak sedikit pula kasus meninggalnya seseorang disebabkan oleh terpeleset di kamar mandi. Tingkat luka yang dialami cukup parah sehingga mengancam keselamatan. Lantai kamar mandi yang licin memang menimbulkan resiko yang amat serius. Padahal, masalah ini pada dasarnya dipicu oleh penggunaan sisa-sisa sabun yang berlebihan dan menempel pada lantai. Bagaimana menyiasatinya? Berikut tiga cara yang dapat dilakukan:

Gunakan karpet karet

Karpet karet menjadi salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk menghindari lantai licin. Telapak kaki yang menyentuh karpet anti licin tidak akan mengenai lantai sehingga dapat mengurangi resiko jatuh. Karpet pun bisa dirawat dengan baik, untuk mengurangi sisa-sisa sabun dapat dijemur secara berkala. Karpet karet banyak digunakan orang-orang tidak hanya untuk kamar mandi tetapi juga bagian-bagian ruangan lainnya. Selain harganya yang relatif terjangkau juga usianya tahan lama. Anda bisa memilih warna karpet yang sesuai keinginan apakah hitam, merah, ungu, hijau atau biru. Untuk menggunakannya, pasang karpet pada lantai kamar mandi yang sering dilewati atau juga yang kondisinya lebih licin.

Pasang keramik khusus

Tipe keramik untuk ruang tamu, ruang keluarga, kamar, dan ruangan lainnya berbeda dengan keramik yang digunakan khusus untuk kamar mandi. Keramik untuk ruang tamu lebih halus dan ukurannya besar-besar bahkan umumnya berbentuk bunga sehingga terlihat cantik dan menarik, sedangkan untuk kamar mandi dapat disamakan dengan teras rumah yang permukaannya lebih kasar. Keramik dengan tipe khusus ini dapat menyiasati kondisi lantai yang licin. Bila sebelumnya lantai kamar mandi Anda berupa semen atau keramik halus, Anda dapat menggunakan keramik dengan tipe tersebut supaya lebih nyaman. Namun tentu, hal ini membutuhkan biaya yang cukup besar sebab menggunakan jasa tukang dan terlebih kalau kamar mandi ukurannya luas.

Bersihkan secara rutin

Mengingat penyebab utama licinnya kamar mandi karena sisa-sisa sabun, maka perlu melakukan pembersihan secara berkala misalnya satu kali dalam seminggu. Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan sikat lantai yang tepat (bukan sikat kain) agar hasilnya maksimal. Di samping itu, dalam setiap hari tidak ada salahnya mengurangi sedikit demi sedikit sisa air sabun dengan sapu lidi. Sekalipun lantai kamar mandi telah dipasang keramik khusus, tapi bukan tidak mungkin menjadi licin kalau jarang dibersihkan. Ingat, membersihkan kamar mandi secara rutin efektif menghilangkan cairan sabun yang menempel. So, mulai sekarang jagalah kebersihan kamar mandi untuk mengurangi resiko terpeleset.

Kebersihan kamar mandi memang harus dijaga dengan baik untuk menghindari resiko cedera dan berbagai hal-hal tak tak diinginkan, terlebih untuk kamar mandi yang usianya sudah lama. Tak apa berkorban materi serta tenaga untuk mencegah masalah tersebut dibandingkan harus menerima akibatnya. Semoga uraian ini dapat membantu Anda dalam mengatasi kamar mandi yang memiliki perkara sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *