Mewujudkan Rumah Sehat

rumah-sehat1Apa yang Anda rasakan bila rumah Anda bau, pengap, dan kotor? Tentu Anda akan merasa kesal dan tidak nyaman, bukan? Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan usaha keras dan cerdas untuk mewujudkan rumah sehat agar rumah layak untuk dihuni. Sayangnya, kebanyakan pemilih rumah tidak tahu apa yang harus mereka lakukan untuk mewujudkan rumah sehat. Bagaimana dengan Anda sendiri? Jika Anda tidak begitu tahu apa yang harus dilakukan, sebaiknya ikuti tips berikut:

Tempatkan kandang hewan peliharaan jauh dari rumah

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menghilangkan bau dan meminimalisir terjadinya penyakit menular dari hewan peliharaan. Caranya yaitu dengan menempatkan kandang hewan peliharaan jauh dari rumah. Hewan peliharaan yang dimaksud di sini adalah unggas, kambing, sapi, atau kerbau. Sadari bahwa bau hewan atau bau kotoran dari hewan peliharaan ini sangat tidak enak sehingga akan menimbulkan rasa tidak nyaman bila sampai baunya tercium di dalam rumah. Dengan meletakkannya jauh dari tempat tinggal (idealnya 8-10 meter), setidaknya baunya tidak akan begitu tercium lagi dan kenyamanan akan segera di dapatkan. Sementara itu, untuk hewan peliharaan khusus dalam rumah, seperti kucing dan hamster, ada baiknya kandangnya dibersihkan minimal sehari sekali. Dengan demikian, bau busuk atau tidak sedap tidak akan muncul di dalam rumah.

Pastikan sirkulasi udara berjalan lancar

Banyak orang yang suka mengunci rapat jendela mereka padahal mereka berada di dalam rumah. Apakah Anda juga suka melakukan hal ini? Jika iya, sebaiknya jangan dilakukan lagi kecuali Anda sedang berada di luar rumah. Mengunci jendela dan pintu dengan rapat akan membuat sirkulasi udara di dalam rumah terganggu. Alhasil, suasana pengap dan lembab akan muncul di dalam rumah. Kondisi ini akan membuat jamur mudah tumbuh di furnitur, dinding, dan atap rumah. Dengan demikian, Anda akan merasa sangat tidak nyaman di dalam rumah. Apalagi Anda orangnya jorok, suasana rumah pasti akan semakin berantakan. Untuk menghindari hal ini, pastikan sirkulasi udara di dalam rumah berjalan lancar dengan cara membuka jendela. Jika terasa panas, tutup sebagian jendela dengan gorden. Bila Anda memasang lubang ventilasi udara, itu lebih bagus tapi ingat untuk menempelnya dengan jaring-jaring agar ketika di malam hari, aliran udara tetap ada dan tidak ada serangga liar yang masuk ke dalam rumah.

Buang sampah pada tempatnya

Sejak duduk di bangku sekolah, tentu Anda tahu bahwa guru Anda sering sekali menghimbau untuk membuang sampah pada tempatnya. Itu adalah kebiasaan baik yang harus selalu diterapkan di mana pun Anda berada. Nah, di dalam rumah Anda pun harus menerapkan hal ini. Setiap kali menggunakan produk yang dikemas dalam kemasan plastik, makan buah, atau melakukan kegiatan yang meninggalkan sampah, silahkan buang sampah pada tong sampah. Bila tidak ada, masukkan sampah ke dalam kantong plastik agar Anda bisa membuangnya dengan gampang. Di samping itu, biasakan untuk tidak membiarkan tumpukan sampah pada kotak sampah di rumah Anda, kecuali Anda ingin mencium bau tidak sedap dan melihat rumah Anda didatangi oleh semut dan lalat. Bila kotak sampah sudah penuh, segera masukkan ke tempat pembuangan sampah di daerah Anda agar petugas kebersihan bisa membuangnya ke tempat penampungan akhir.

Terakhir, Anda harus rajin membersihkan rumah dari debu dan kotoran yang menempel pada dinding, lantai, perabotan, dan langit-langit. Sadari bahwa rumah yang bersih merupakan salah satu kriteria rumah yang sehat.

4 Pertimbangan saat Membangun Rumah

membangun-rumah

Rumah adalah istanah ku, itulah peribahasa yang cocok untuk rumah. Yang membuat rumah cocok dijuluki dengan kata itu karena rumah merupakan tempat di mana orang akan menghabiskan waktu bersama anggota keluarga, tempat untuk istirahat setelah beraktivitas, dan juga sebagai tempat bermain. Banyak aktivitas atau kegiatan yang bisa dilakukan di rumah membuat orang ingin membangun rumah. Apalagi bagi mereka yang baru menikah memiliki rumah sendiri dan sesuai dengan keinginan adalah impian. Untuk bisa mewujudkan impian membangun rumah yang diinginkan bukan hal yang mudah karena membutuhkan pertimbangan-pertimbangan terlebih dahulu. Tujuan Anda harus mempertimbangkan segala sesuatunya terlebih dahulu saat akan membangun rumah tidak lain dan tidak bukan agar tidak kecewa.

Apakah ada diantara Anda yang ingin membangun rumah? Jika iya, ini dia ada 4 pertimbangan yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu saat membangun rumah.

Lokasi

Pertimbangan pertama yang harus dilakukan saat ingin membangun rumah adalah lokasi. Pemilihan lokasi ini sangat penting dilakukan agar tidak membuat Anda kecewa telah membangun rumah di lokasi itu. Pilihlah lokasi untuk membangun rumah yang jauh dari banjir dan juga mudah diakses. Jika memungkinkan, sebaiknya pilih lokasi yang berada di tempat keramaian dan lebih dekat dari tempat kerja atau sekolah untuk buah hati Anda nantinya. Pada intinya lokasi memiliki peran penting dalam membangun rumah karena jika Anda tidak mempertimbangkan dengan baik lokasi yang akan menjadi pilihan Anda takutnya lokasi yang dipilih merupakan tempat rawan akan terjadinya banjir. Jika Anda membangun rumah di lokasi yang rawan akan banjir, bisa-bisa rumah lebih mudah rusak karena terendam air.

Bahan yang akan digunakan

Setelah mendapatkan lokasi yang cocok untuk membangun rumah, pertimbangkan selanjutnya mengenai bahan bangunan yang akan digunakan. Bingung untuk mencari bahan banguna yang berkualitas? Nah, jika Anda bingung mencari bahan bagunan ini dia tipsnya. Tips pertama yaitu pilih pasir dengan ciri-ciri memiliki butiran yang halus, kedua yaitu pilih batu bata merah yang berukuran sedang agar terlihat lebih rapi juga, ketiga pilih kayu yang memiliki kadar air sedikit, dan terakhir yaitu pilih semen yang memiliki merek terbaik.

Bentuk rumah

Sebelum Anda mempertimbangkan mengenai bahan bangunan, pertimbangkan terlebih dahulu bentuk rumahnya. Apakah ingin membuat rumah dengan bentuk minimalis modern atau membuat rumah dengan bentuk panjang kebelakang. Ini semua harus dipertimbangkan agar sesuai dengan selera Anda nantinya. Untuk membuat Anda dan keluarga suka dengan bentuk rumah yang akan dibangun, ada baiknya mintalah pendapat dari mereka. Jika tidak, gunakan jasa arsitek untuk mendapatkan bentuk rumah yang pas.

Ukuran rumah

Terakhir yang tidak kalah pentingnya untuk dipertimbangkan adalah ukuran rumah. Jika Anda memiliki banyak anggota keluarga, tidak mungkin bukan untuk membuat rumah dengan ukuran kecil pastinya akan membuat dengan ukuran yang luas bukan? Oleh karena itu, cari tahu terlebih dahulu berapa luas tanah yang Anda miliki dan berapa luas tanah yang sebaiknya dibangun rumah. Ini dikarenakan jika Anda memiliki tanah luas, tapi ingin membuat rumah dengan ukuran besar, bisa-bisa Anda tidak memiliki halaman belakang. Nah, halaman belakang ini dapat dijadikan sebagai tempat bermain anak Anda ketika di rumah.

Nah, selain 4 pertimbangan di atas, keuangan juga tidak kalah pentingnya untuk Anda jadikan bahan pertimbangan saat membangun rumah.

Pertimbangkan Ini saat Memilih Tanah untuk Bangun Rumah

memilih-tanah-untuk-bangun-rumahMemiliki rumah dengan cara membangun memang lebih rumit dibanding membeli rumah indent (rumah yang bisa langsung dibangun ketika telah bayar DP), rumah jadi, atau rumah seken. Namun memang hasilnya lebih sesuai dengan kebutuhan & keinginan mulai dari tata letak ruang, konsep rumah, sampai dengan jenis material bangunan yang digunakan. Memilih tanah menjadi langkah awal sebelum pembangunan rumah dilakukan. Berikut ini beberapa hal yang penting dipertimbangkan untuk menemukan tanah yang tepat:

Lokasi

Lokasi tak boleh luput dari perhatian ketika akan membeli tanah untuk bangun rumah. Sebab, lokasi tanah yang tepat akan menunjang aktivitas sekaligus memberikan kenyamanan di kemudian hari. Berikut ini kriteria tanah yang patut diperhitungkan:

  • Pinggir jalan. Tidak hanya mempermudah akses berbagai fasilitas umum, tetapi juga tanah di pinggir jalan yang akan dibangun rumah bisa sekaligus dimanfaatkan untuk berbisnis sebagai upaya untuk menambah penghasilan. Di samping itu, rumah yang dibangun pada tanah di pinggir jalan pun bisa dijual dengan harga yang tinggi.
  • Dekat dengan pusat kesehatan, belanja, atau sekolah. Kalau terjadi hal-hal darurat, bisa menghemat waktu menuju pusat kesehatan. Tidak perlu menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan biaya ke pusat belanja untuk memenuhi segala kebutuhan. Anak-anak tidak takut terlambat jika rumah berada tidak jauh dari sekolah.
  • Jauh dari selokan besar atau sungai. Tanah yang akan dibangun rumah yang dekat dengan selokan besar atau sungai akan sangat rawan banjir, terlebih saat musim penghujan. Untuk mencegah rumah yang telah dibangun terendam banjir, pilih tanah yang jauh dari selokan besar atau sungai.

Ukuran

Selain lokasi, ukuran tanah yang ditawarkan penjual juga penting dipertimbangkan. Dalam hal ini, Anda bisa menjadikan hal-hal ini sebagai panduan dalam menemukan ukuran tanah yang tepat:

  • Jumlah anggota keluarga. Kalau masih berpotensi untuk tambah anggota keluarga, artinya patut bangun rumah type 45, 54, atau lainnya. Kondisi ini mengharuskan untuk membeli tanah setidaknya berukuran 8 x 12 m untuk type 45 dan 7 x 15 m untuk type 54.
  • Anggaran yang ditetapkan. Kalau memang anggaran hanya cukup untuk membeli tanah berukuran kecil, jangan paksakan diri untuk membeli tanah berukuran besar. Jangan sampai dana sudah kehabisan sebelum pembangunan rumah dilakukan. Untuk memperbesar rumah, bisa disiasati dengan membuat rumah tingkat.

Tekstur

Kekuatan rumah nantinya bukan hanya didukung oleh material bangunan yang berkualitas saja melainkan juga karena tekstur tanah yang kuat. Makanya, pastikan mengetahui tekstur tanah sebelum membeli tanah tersebut. Apabila bekas rawa, sebaiknya pilih tanah yang lain karena bakal tidak kuat menahan beban rumah. Kalau bisa pun, membutuhkan biaya lagi untuk mengeruk & menimbun lahan tersebut dengan tanah keras serta membutuhkan waktu lama untuk memastikan tanah benar-benar kuat. Sebaiknya pilih tanah dengan tekstur yang keras tapi tidak berbatu agar dapat menahan bobot bangunan.

Legalitas

Selain memperhitungkan lokasi, ukuran, dan tekstur tanah, legalitas tanah juga tak boleh luput dari perhatian. Jika tidak, bisa menjadi awal bencana. Makanya, ketahui siapa pemilik berikut kelengkapan surat akte atau sertifikat tanah yang akan dibeli. Untuk mengecek kelegalan  sertifikat tanah, bisa mencocokkan sertifikat dengan arsip di BPN. Kalau ada berarti sertifikat dikatakan legal. Namun, setelahnya harus mencocokkan data di lapangan seperti halnya posisi tanah, ukuran tanah, dan lain sebagainya. Tak kalah penting, pastikan tanah yang akan dibeli bukan tanah sengketa.

 

3 Cara Menyiasati Kamar Mandi yang Licin

kamar-mandi-yang-licin

Kepleset di kamar mandi bukan hanya dialami hingga satu atau dua kali ketika ruangan tersebut licin, tapi bahkan lebih sering di mana tubuh tak dapat menjaga keseimbangan. Badan rasanya remuk dan sakit-sakit setelah beberapa jam peristiwa tersebut dialami. Tanda-tanda biru pun pada bagian fisik yang cedera mulai bermunculan. Bahkan, untuk melakukan aktivitas seperti biasa relatif menyulitkan. Jangankan bepergian misalnya ke kantor, melakukan kegiatan di rumah juga cukup payah. Betapa tidak, bukan hanya fisik pada bagian luar saja yang mengalami cedera, tetapi juga hingga ke bagian dalam seperti halnya tulang paha, pantat, ataupun tangan.

Perlu diketahui bahwa tidak sedikit pula kasus meninggalnya seseorang disebabkan oleh terpeleset di kamar mandi. Tingkat luka yang dialami cukup parah sehingga mengancam keselamatan. Lantai kamar mandi yang licin memang menimbulkan resiko yang amat serius. Padahal, masalah ini pada dasarnya dipicu oleh penggunaan sisa-sisa sabun yang berlebihan dan menempel pada lantai. Bagaimana menyiasatinya? Berikut tiga cara yang dapat dilakukan:

Gunakan karpet karet

Karpet karet menjadi salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk menghindari lantai licin. Telapak kaki yang menyentuh karpet anti licin tidak akan mengenai lantai sehingga dapat mengurangi resiko jatuh. Karpet pun bisa dirawat dengan baik, untuk mengurangi sisa-sisa sabun dapat dijemur secara berkala. Karpet karet banyak digunakan orang-orang tidak hanya untuk kamar mandi tetapi juga bagian-bagian ruangan lainnya. Selain harganya yang relatif terjangkau juga usianya tahan lama. Anda bisa memilih warna karpet yang sesuai keinginan apakah hitam, merah, ungu, hijau atau biru. Untuk menggunakannya, pasang karpet pada lantai kamar mandi yang sering dilewati atau juga yang kondisinya lebih licin.

Pasang keramik khusus

Tipe keramik untuk ruang tamu, ruang keluarga, kamar, dan ruangan lainnya berbeda dengan keramik yang digunakan khusus untuk kamar mandi. Keramik untuk ruang tamu lebih halus dan ukurannya besar-besar bahkan umumnya berbentuk bunga sehingga terlihat cantik dan menarik, sedangkan untuk kamar mandi dapat disamakan dengan teras rumah yang permukaannya lebih kasar. Keramik dengan tipe khusus ini dapat menyiasati kondisi lantai yang licin. Bila sebelumnya lantai kamar mandi Anda berupa semen atau keramik halus, Anda dapat menggunakan keramik dengan tipe tersebut supaya lebih nyaman. Namun tentu, hal ini membutuhkan biaya yang cukup besar sebab menggunakan jasa tukang dan terlebih kalau kamar mandi ukurannya luas.

Bersihkan secara rutin

Mengingat penyebab utama licinnya kamar mandi karena sisa-sisa sabun, maka perlu melakukan pembersihan secara berkala misalnya satu kali dalam seminggu. Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan sikat lantai yang tepat (bukan sikat kain) agar hasilnya maksimal. Di samping itu, dalam setiap hari tidak ada salahnya mengurangi sedikit demi sedikit sisa air sabun dengan sapu lidi. Sekalipun lantai kamar mandi telah dipasang keramik khusus, tapi bukan tidak mungkin menjadi licin kalau jarang dibersihkan. Ingat, membersihkan kamar mandi secara rutin efektif menghilangkan cairan sabun yang menempel. So, mulai sekarang jagalah kebersihan kamar mandi untuk mengurangi resiko terpeleset.

Kebersihan kamar mandi memang harus dijaga dengan baik untuk menghindari resiko cedera dan berbagai hal-hal tak tak diinginkan, terlebih untuk kamar mandi yang usianya sudah lama. Tak apa berkorban materi serta tenaga untuk mencegah masalah tersebut dibandingkan harus menerima akibatnya. Semoga uraian ini dapat membantu Anda dalam mengatasi kamar mandi yang memiliki perkara sama.